Cara Menetapkan Keluarnya Bulan Ramadhan (Materi #7)

Cara Menetapkan Keluarnya Bulan Ramadhan (Materi #7)

Cara Menetapkan Keluarnya Bulan Ramadhan (Materi #7)
Oleh : Ustadz Sirajul Yani, M.H.I


بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاه والسلام على رسول الله وعلى اله واصحابه ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين وبعد، إخوتي في الله عزني الله وإياكم

Kita lanjutkan kembali Kajian Fiqih Puasa Ramadhan. Kemarin sudah kita jelaskan cara bagaimana menetapkan awal Ramadhan, dan sekarang kita akan membahas cara menetapkan keluarnya dari bulan Ramadan atau masuknya bulan Syawal. Dalam menetapkan hilal bulan Syawal maka harus ada 2 (dua) saksi yang adil, dan ini adalah kesepakatan ulama madzhab sebagaimana hadits dari Abdurrahman bin Zaid, Ia pernah berkhotbah di hadapan manusia pada hari syak, pada hari yang diragukan untuk berpuasa padanya. Beliau berkata:

أَلَا إِنِّي جَالَسْتُ أَصْحَابَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَسَاءَلْتُهُمْ وَإِنَّهُمْ حَدَّثُونِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ وَانْسُكُوا لَهَا فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَأَكْمِلُوا ثَلَاثِينَ فَإِنْ شَهِدَ شَاهِدَانِ فَصُومُوا وَأَفْطِرُوا

"Ketahuilah aku pernah duduk bersama sahabat Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan aku bertanya kepada mereka. Mereka menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Berpuasalah kalian karena melihat hilal, berbukalah kalian karena melihatnya dan sembelihlah kurban karena melihatnya pula. Jika -hilal- itu tertutup dari pandangan kalian, maka sempurnakanlah menjadi 30 (tiga puluh) hari, jika ada dua orang saksi, berpuasalah dan berbukalah kalian." (HR An-Nasai: 2087).

Dan maksud dari : وأفطروا له dan berbukalah yaitu: ketika keluar dari bulan Ramadhan dan masuk bulan Syawwal, yang mana para sahabat mengatakan : فَإِنْ شَهِدَ شَاهِدَانِ فَصُومُوا وَأَفْطِرُوا Jika ada dua orang saksi maka berpuasalah dan berbukalah kalian itu ketika masuk bulan Syawal, dan jika tidak terlihat hilal bulan Syawal maka wajib menyempurnakan bilangan bulan Ramadhan 30 hari sebagaimana hadist Abdullah bin Umar رضي الله عنهم beliau berkata:

أنَّ رسولَ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم ذكَرَ رَمَضانَ، فقال: لا تَصومُوا حتى تَرَوُا الهلالَ، ولا تُفطِروا حتى تَرَوْه، فإنْ غُمَّ عليكم فاقدُرُوا له

Rasulullah صلى الله عليه وسلم menyebutkan berkaitan dengan bulan Ramadhan beliau bersabda :" لا تَصومُوا حتى تَرَوُا الهلالَ Janganlah kalian berpuasa sampai melihat hilal, ولا تُفطِروا حتى تَرَوْه dan janganlah kalian berbuka atau berhari raya sampai engkau melihat hilal, فإنْ غُمَّ عليكم فاقدُرُوا له jika terhalang oleh kalian karena awan hitam misalnya maka sempurnakanlah bulan Ramadan menjadi 30 hari, فاقدُرُوا له yang dimaksudkan di sini adalah sempurnakan bilangan bulan Ramadhan menjadi 30 hari.

Semoga bermanfaat.

وصلى الله على نبينا محمد وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post