Syarat-Syarat Puasa (Muqim & Mampu) 4-5 (Materi #15)

Syarat-Syarat Puasa (Muqim & Mampu) 4-5 (Materi #15)

Syarat-Syarat Puasa (Muqim & Mampu) 4-5 (Materi #15)
Ustadz Sirajul Yani, M.H.I



بسم الله الرحمن الرحيم الحمد لله والصلاه والسلام على رسول الله وعلى اله واصحابه ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين وبعد، إخوتي في الله عزني الله وإياكم

Saudara-saudaraku rahimani wa rahimakumullah kita lanjutkan kembali pembahasan masih dalam pembahasan syarat-syarat puasa, sekarang yang ke-4, syarat yang keempat yaitu dalam keadaan muqim. Wajib bagi orang yang muqim untuk berpuasa sebagaimana ijma para ulama dan dinukil oleh Ibnu Hazm dalam hal ini, berkata Ibnu Hazm:

اتَّفقوا على أنَّ صِيامَ نَهارِ رَمَضانَ على: الصَّحيحِ المُقيمِ العاقِلِ البالِغِ الذي يعلَمُ أنَّه رمضانُ، وقد بلغه وجوبُ صِيامِه وهو مُسلِمٌ

"Bahwasanya wajib berpuasa bagi orang yang shohih (yang sehat) muqim, berakal, baligh dia tahu bahwasanya Ramadhan telah tiba dan telah datang kewajiban atas dia untuk berpuasa dan dia muslim". Dalam kitab maratib ijma' halaman 39.

Kemudian syarat yang kelima yang terakhir yaitu mampu berpuasa, maka bagi orang yang tidak mampu berpuasa maka tidak wajib baginya untuk berpuasa sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta'ala:

لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا (2) [البقرة: 286].

Allah subhanahu wa ta'ala tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya kemampuannya.

Dan dalam firman Allah subhanahu wa ta'ala yang lain:

وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ [الحج: 78].

Dan sekali-kali Allah subhanahu wa ta'ala tidak menjadikan untuk kamu dalam agama ini satu kesempitan.

Dan telah datang dalam hal ini sebagaimana yang dinukil oleh Ibnu Hazm, Ibnu Taimiyah dan Ibnu Muflih. Berkata Ibnu Taimiyah rahimahullah:

واتَّفقوا على أنَّ العباداتِ لا تجِبُ إلَّا على مُستطيعٍ

"Dan para ulama bersepakat bahwasanya ibadah tidak diwajibkan kecuali bagi yang mampu saja". (Majmuk Fatawa Jilid ke-8 halaman 479).

Dan Ibnu Muflih berkata pula:

ولا يجِبُ الصَّومُ إلَّا على المُسلمِ البالِغ، العاقِل، القادِر على الصَّوم" إجماعًا

Dan tidak wajib berpuasa kecuali muslim, baligh, berakal mampu untuk berpuasa dan ijma para ulama dalam hal ini. Adapun pembahasan berkaitan dengan siapa saja yang tidak mampu berpuasa dan dibolehkan baginya untuk berbuka akan kami jelaskan dalam pembahasan mendatang InsyaAllahu Ta'alaa.

وصلى الله على نبينا محمد وآخر دعوانا أن الحمد لله رب العالمين

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post