Amalan-Amalan Di 10 hari pertama Bulan DzulHijjah (Edisi Special #2)

Amalan-Amalan Di 10 hari pertama Bulan DzulHijjah

Program Belajar Syariah
Edisi Special #2
Amalan-Amalan Di 10 hari pertama Bulan DzulHijjah
Ustadz Sirajul Yani, M.H.I

Bismillahirrohmanirrohim Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rosulillah wa'ala alihi Wa Ashabihi waman tabi'ahum biihsanin ila Yaumiddin wab'du
InsyaAllah pada pertemuan kali ini kita akan menjelaskan amal soleh apa saja yg bisa kita lakukan di 10 hari pertama dibulan Dzulhijjah ini, sebagaimana hadis yang telah kita Sebutkan bahwasanya beramal di 10 hari pertama dibulan Dzulhijjah menjadi suatu amalan yang sangat utama, yang memiliki keutamaan dan ganjaran yg besar disisi Allah subhanallah Wataala
Sebagaimana hadis yang telah kita Sebutkan:
ما العمل في أيام أفضل من هذه العشر
"Tidak lah suatu amalan lebih utama lebih afdhol lebih banyak pahala dan ganjarannya dari beramal 10 hari pertama dibulan Dzulhijjah”, bahkan sampai melebihi kutamaan Berjihad dijalan Allah subhanallah Wataala.
1. Hendaklah kita bertaubat kepada Allah subhanallah Wataala dan taubat adalah yang sangat Agung sekali dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam sebagaimana dalam sebuah hadis bahwasanya beliau bertaubat dalam sehari 100 kali ini menunjukkan bahwasanya Taubat adalah suatu ibadah yang sangat penting dengan kita memperhatikan syarat-syarat Taubat agar Taubat kita diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan ini perintah Allah subhanahu wa ta'ala Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
" Dan bertobatlah kalian semua wahai orang-orang beriman supaya kalian beruntung”, Quran surat an-nur ayat 31
Dan juga sebagaimana hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ تُوبُوا إِلَى اللَّهِ وَاسْتَغْفِرُوهُ، فَإِنِّي أَتُوبُ إِلَى اللَّهِ، وَأَسْتَغْفِرُهُ فِي كُلِّ يَوْمٍ مِائَةَ مَرَّةٍ
"wahai para Manusia bertobat lah kalian kepada Allah dan mohon ampunlah kalian karena aku bertaubat kepada Allah dan memohon ampun setiap harinya 100 kali" HR Ahmad.
2. Kemudian amalan berikutnya yaitu hendaknya kita menjaga salat-salat lima waktu salat berjamaah di Masjid karena yang pertama kali yang kita dituntut itu apa apa yang Allah wajibkan bagi kita dari salat-salat fardu atau kewajiban-kewajiban lain yang Allah wajibkan kepada kita semua sebagaimana hadits Dari Abu Hurairah radhiallahu Anhu Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda:
إن الله تعالى قال: مَن عادى لي وليًّا، فقد آذنتُه بالحرب، وما تقرب إلي عبدي بشيءٍ أحب إلي مما افترضته عليه، ولا يزال عبدي يتقرب إلي بالنوافل حتى أحبه...
" Hadits Qudsi Allah berfirman Siapa yang memusuhi Wali ku maka aku umumkan perang kepadanya dan tidak lah hamba hambaku mendekatkan diri kepadaku dengan sesuatu yang lebih aku cintai dari apa yang telah aku wajibkan kemudian jika hambaku terus-menerus mendekatkan diri kepadaku dengan amalan sunnah maka aku mencintainya...” dia dan seterusnya dari hadis Nabi Shallallahu alaihi wasallam" yang diriwayatkan oleh (al-imam al-bukhari)
Dalam hadits di atas bisa kita mengambil kesimpulan bahwasanya yang kita harus jaga yang kita harus prioritaskan adalah apa-apa yang Allah wajibkan kemudian setelah itu apa apa yang Allah dan rasulnya sunahkan sehingga kita mendapatkan cinta Allah Subhanahu Wa Ta'ala .
3. Maka hendaknya kita menjaga segala apa apa yang disunnahkan dari ibadah-ibadah baik itu salat rawatib salat Lail salat Dhuha dan macam-macamnya kita jaga
Karena beramal di karena beramal di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah ini Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan melipatgandakan ganjarannya dan pahalanya
4. Kemudian berikutnya bagi mereka yang mampu untuk berhaji dan umrah maka hendaklah melaksanakannya karena begitu besarnya ganjaran dan pahala yang Allah janjikan bagi mereka yang ber umrah dan haji sebagaimana hadis yang telah kita sebutkan
5. Kemudian berikutnya amalan berikutnya yang bisa kita amalkan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yaitu berpuasa berpuasa baik itu berpuasa dengan penuh full di 10 hari awal bulan Dzulhijjah dan para ulama berselisih dalam hal ini, Adapun berpuasa pada hari ke-9 di bulan Dzulhijjah tidak ada perselisihan ulama dalam hal ini, Jika kita tidak mampu berpuasa 10 hari awal bulan Dzulhijjah maka Minimal kita berpuasa pada hari ke 9 bulan Dzulhijjah yaitu pada hari Arafah sebagaimana yang telah kita Sebutkan keutamaan nya
6. Kemudian amalan berikutnya yaitu Perbanyaklah kita berdzikir bertakbir (Allahu akbar) bertahmid (Alhamdulillah) bertahlil (lailahailallah) Bertasbih (Subhanallah) sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang telah Sebutkan:
وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ
"Dan mereka menyebut nama Allah berdzikir kepada Allah pada hari-hari yang ditentukan yang diketahui”,
Dan bertakbir pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah ada dua macam:
- yang pertama Takbir yang sifatnya mutlak yang tidak berkaitan dengan waktu sifatnya bebas kapan saja dimulai dari hari pertama bulan Dzulhijjah sampai Menjelang magrib atau terbenamnya matahari di akhir hari-hari tasyrik yaitu pada tanggal 13 Dzulhijjah
- kemudian jenis yang kedua takbir Muqoyyad Takbir yang sifatnya terikat dengan waktu yaitu dilakukan pada waktu tertentu yaitu setelah selesai salat lima waktu salat fardhu ini sebagaimana hadis yang telah kita sebutkan hadis Ibnu Umar radhiallahu Anhu bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda:
ما من أيام أعظم عند الله سبحانه ولا أحب إليه العمل فيهن من هذه الأيام العشر. فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد
" Tidak ada dari hari-hari yang paling Agung di sisi allah subhanahu wa ta'ala dan yang paling Allah cintai dari beramal pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah maka kata Nabi Perbanyaklah oleh kalian padanya pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah dari bertahlil dan bertakbir dan bertahmid".
Dan juga sebagaimana periwayat dari Saqiq Ibn Salamah rahimahullah beliau berkata:
كان علي يكبر بعد صلاة الفجر ثم لا يقطع حتى يصلي الإمام من آخر أيام التشريق ثم يكبر بعد العصر
"Bahwasanya Ali radhiallahu Anhu bertakbir setelah salat fajar salat Subuh kemudian terus-menerus Ali melakukan hal tersebut sampai di akhir hari hari tasyriq setelah solat ashar " (HR oleh Ibnu mundzir dan Al Baihaqi)
Adapun lafadz takbir yaitu bentuk Takbir
الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله، والله أكبر الله أكبر ولله الحمد
"Allahu Akbar Allahu Akbar La ilaha illallah wallahu akbar Allahu Akbar Walillahilham"
ini bentuk lafadz Takbir yang kita terus lafazkan ketika berada di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah
7. Kemudian kemudian di antara amal saleh yang bisa kita lakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah yaitu bersedekah karena Nabi Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda:
الصدقةُ تُطفئُ الخطيئةَ كما يُطفئُ الماءُ النارَ
“Sedekah itu bisa menghapus atau menggugurkan kesalahan menggugurkan dosa sebagaimana api bisa dipadamkan dengan air" (hadits riwayat Tirmidzi).
8. Kemudian yang dianjurkan bagi kita untuk melakukan nya dihari ke 10 yaitu Aluddhiyah (berqurban), Karena berqurban termasuk syiar Agama Allah subhanallah Wataala
Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:
وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ
" barangsiapa yang mengagungkan syiar syiar Allah maka ini datangnya dari taqwa dalam hati mereka", tentu dalam hal ini bagi mereka yang mampu untuk berkurban,
Sebagaimana Hadits dari abi Hurairah radhiyallahu Anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda:
مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ، وَلَمْ يُضَحِّ، فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا
" Barangsiapa yang yang dia memiliki kemampuan, memiliki harta untuk berkorban akan tetapi dia tidak berkurban Maka jangan sekali-kali Dia mendekati tempat salat kami (hadis riwayat Ibnu Majah dan Ahmad).
9, 10,11. Dan banyak sekali amalan-amalan Soleh yang bisa kita lakukan di 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, yg telah kami sebut kan adalah sebagian kecilnya saja dan banyak lagi amal sholeh dan ketaatan yang bisa dikerjakan di antaranya yaitu memperbanyak doa, memperbanyak baca Alquran lebih lebih kalau dia bisa mengkhatamkan Alquran menyambung silaturahmi karena seorang mukmin tidaklah dikatakan beriman kepada Allah dan hari akhir sampai dia menyambung silaturahmi kepada kerabatnya kata Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam:
من كان يؤمِنُ باللهِ واليَومِ الآخِرِ فلْيَصِلْ رَحِمَه
" Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia menyambung Silaturahmi".
12, 13 Begitu juga menjenguk orang sakit, menjenguk saudara Muslim kita yang sakit, kerabat kita yang sakit, membantu mereka, memberikan kegembiraan di dalam hati mereka, ke dalam hati kaum muslimin, di dalam hati saudara kita, dan memberikan kemanfaatan kepada mereka , ini semua di antara amal saleh yang bisa kita lakukan di 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah.
Sebagaimana Hadits salah seorang sahabat mendatangi Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kemudian bertanya:
ya Rasulullah Manusia seperti apa yang Allah lebih cintai , maka nabi mengatakan:
أَحَبُّ الناسِ إلى اللهِ أنفعُهم للناسِ، وأَحَبُّ الأعمالِ إلى اللهِ عزَّ وجلَّ سرورٌ تُدخِلُه على مسلمٍ، تَكشِفُ عنه كُربةً، أو تقضِي عنه دَيْنًا، أو تَطرُدُ عنه جوعًا
"Manusia yang paling Allah cintai adalah mereka yang bermanfaat bagi manusia dan amalan yang Allah paling cintai yaitu kegembiraan yang diberikan kepada seorang muslim menjadikan mereka gembira atau menghilangkan dari mereka kesusahan yang dirasakan oleh kaum muslimin atau melunasi hutangnya atau menghilangkan dari mereka rasa lapar dengan memberikan makanan memberikan apa yang mereka butuhkan dari makanan (hadis riwayat Ibnu Abid Dunya) dan dihasankan oleh al-imam al-albani rahimahullah
WaShallallahu Alaihi Nabi Muhammad wa Aakhiru da'wana 'anilhamdulillahirabbil alamin

NB:Dilarang mengubah isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post