Beragam Penamaan/Isthilah Aqidah #2 (Aqidah #3)

Beragam Penamaan/Isthilah Aqidah


Program Belajar Syariah ke 1
Aqidah #3
Beragam Penamaan/Isthilah Aqidah #2
Ustadz Zainul Arifin, Lc
الحمد لله رب العالمين والصلاة والسلام على نبينا محمد وعلى آله وأصحابه ومن تبعهم إلى يوم الدين، وبعد
ini adalah rekaman yang ketiga 3 dari pembahasan aqidah dan pada rekaman yang ketiga ini kita akan melanjutkan kembali tentang beberapa istilah yang digunakan oleh para ulama terdahulu sebagai ganti dari istilah aqidah
Sebelumnya kita telah menyebutkan dua istilah
1. At tauhid
2. As-Sunnah
Adapun istilah yang 3 adalah ushuluddin
Secara bahasa ushul artinya dasar-dasar atau pokok-pokok itu makna ushul.
Sedangkan addin artinya agama berarti Ushuluddin artinya pokok-pokok agama atau dasar-dasar agama, dan penamaann ilmu aqidah dan Ushuluddin sangat jelas karena kita mengetahui posisi akidah di dalam agama

Aqidah merupakan pondasi , Aqidah merupakan dasar dan insya Allah nanti akan kita jelaskan dalam pembahasan urgensi aqidah bahwa setiap ibadah yang dilakukan oleh seseorang apabila tidak didasarkan pada dasar aqidah yang benar maka ibadah tersebut tidak diterima oleh Allah subhanahu wa ta'ala, ibadah tersebut menjadi sia-sia
satu contoh misalkan:
Abdullahu bin jud'an seorang laki-laki yang pernah hidup di zaman Jahiliyah dan ketika dia hidup, dia banyak berbuat baik kepada orang dia sering bersedekah membantu orang yang melakukan perjalanan yang sedang kehabisan bekal intinya dia sering berbuat baik suatu ketika Aisyah radliyallahu taala Anhu bertanya kepada Nabi Alaihi salatu Wassalam Apakah semua perbuatan baik yang dilakukan oleh abdulloh bin jud'an itu bermanfaat?

Nabi menjawab sama sekali tidak kenapa tidak di bangun diatas dasar Aqidah yang benar
Maka sekali lagi penambahan Aqidah dengan nama Ushuluddin Ini adalah satu hal yang sangat jelas, karena akidah merupakan pokok agama akidah merupakan landasan agama.
kemudian di antara Ulama yang menulis Kitab aqidah dengan nama ushuluddin adalah al Imam Abdul qhohir al-Baghdadi .

seorang ulama yang wafat pada tahun 429 dia punya kitab judulnya (ushuluddin)
Begitu pula ulama yang lain
Istilah yang ke-4
Sebagai ganti dari istilah aqidah adalah al-fiqhu al-akbar, fiqih besar
perlu diketahui secara bahasa fiqih itu artinya pemahaman
dan ini Allah sebutkan dalam banyak ayat Alquran diantaranya firman Allah dalam Surah Thaha, ucapan Nabi Musa Alaihissalam:
واحلل عقدة من لساني يفقه قولي
Ya Allah hilangkanlah gangguan pada lisanku agar mereka bisa fiqih terhadap ucapan ku , bisa fiqih maksudnya bisa paham
Begitu pula ucapan nabi su'aib yg Allah ceritakan mereka mengatakan wahai su'aib kami tidak fiqih terhadap kebanyakan dari apa yang kau ucapkan tidak fiqih maksudnya tidak faham
Berarti fiqih secara bahasa artinya pemahaman atau Ilmu maka tentunya dari semua Ilmu tidak ada ilmu yang lebih besar daripada Ilmu Aqidah karena dia berbicara tentang Allah subhanahu wa ta'ala

Para Ulama mengatakan
"Sesungguhnya kemuliaan suatu Ilmu itu bergantung pada kemuliaan apa yang dibicarakan dalam Ilmu itu semakin mulia topik pembicaraan dalam sebuah Ilmu maka semakin mulia status Ilmu tersebut
Dan tentunya dalam pembahasan Aqidah yang dibicarakan adalah tentang Allah, tentang rukun-rukun iman, sehingga Ilmu Aqidah merupakan Ilmu yang paling mulia, Ilmu yang paling besar sehingga tidak heran apabila para Ulama menamakan Aqidah itu dengan istilah Alfiqhul Akbar (fiqih besar) artinya Ilmu yang besar

Dan diantara ulama yg menulis kitab dengan judul Alfiqhul Akbar yang berkaitan dengan Aqidah adalah Imam abu Hanifah rahimahullah Ta'ala
Dan ada juga sebuah Kitab dengan judul yang sama Alfiqhul Akbar yang dinisbahkan kepada Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi'i rahimahullah Ta'ala
Dan ini dia 2 istilah yang digunakan oleh para Ulama terdahulu dari sekian banyak istilah untuk mengganti istilah Aqidah

Saya cukupkan sampai disini dan akan dilanjutkan pada rekaman yang ke4
Wallahu Ta'ala a'lam wa a'lam

Soal Evaluasi: Kenapa aqidah dinamakan dengan istilah al-Fiqhu Al-akbar?

NB:
?? Dilarang mengubah isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post