Macam-Macam Hukum Taklif (Ushul Fiqh #3)

Macam-Macam Hukum Taklif

Program Belajar Syariah
Ushul Fiqih #3
Macam-Macam Hukum Taklif
Ustadz Syahid Ridho, Lc

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Alhamdulillah washolatu wassalamu ala rasulillah wa ala alihi wa ashabihi wamauwwalah Amma ba'du
Pada kesempatan yang lalu kita telah membahas berkaitan dengan definisi cari hukum atau Ahkam yang mana hukum secara istilah adalah
"apa-apa yang ditetapkan oleh seruan syariat yaitu Alquran dan Sunnah yang berhubungan dengan perbuatan mukallaf dari tuntutan atau pilihan atau peletakan maka oleh karena itu kita sudah mengetahui bahwasanya ahkam syariyah terbagi menjadi 2 bagian :
1. Al-akhkam altaklifiyah
2. Al-akhkam Alwadh'iyyah.
1.1 Al-akhkam altaklifiyah
Disebutkan oleh Ibnu Utsaimin Rahimahullah bahwasanya Al-akhkam altaklifiyah ada 5 :
A. Wajib
B. Mandub
C. Haram
D. Makruh
E. Mubah
Macam yang pertama yaitu Wajib :
Secara bahasa :
Yang jatuh dan harus
Secara istilah : ini yang penting kita pahami apa itu wajib menurut Ilmu ushul fiqih, dan disini disebutkan:
Apa apa yang diperintahkan oleh pembuat syareat dengan bentuk keharusan.
Contohnya : seperti sholat 5 waktu
Maka dari perkataan
Apa apa yang diperintahkan oleh pembuat syareat, tidak masuk dari definisi ini
Haram , makruh dan mubah kerana 3 hal ini sebagimana dijelaskan sesuatu yang tidak diperintahkan oleh syari'at Allah dan Rosul nya shallallahu Alaihi Wasallam
Adapun yang diperintahkan oleh syari'at dalam bentuk keharusan (harus dilakukan) maka dari perkataan ini keluar dari definisi Mandub atau Sunnah, karena Mandub atau Sunnah sebagimana yang dijelaskan adalah suatu yg diperintahkan oleh syari'at tapi tidak dalam bentuk keharusan
Kemudian hukum atau tsamroh buah dari apabila seorang melakukan suatu yg wajib karena Allah maka dia akan mendapatkan pahala dan ketika dia meninggalkan sesuatu yang wajib berhak untuk mendapatkan adzab dan nama lain dari wajib disebut juga faridhoh hatmun atau lazim
Kemudian dari macm yg ke dua
2. Al Mandub
Secara bahasa:
Mad'u yang diseru
Istilah:
Apa apa yang dibuat oleh syari'at tidak dalam bentuk keharusan.
Seperti sholat rawatib
Buah dari al-Mandub pelakunya yang ikhlas melakukan karena Allah akan mendapatkan pahala dan meninggalkan nya maka tidak apa² (tidak mendapatkan adzab)
Dan nama lainnya adalah Sunnah/ mustahan atau juga naflun
3. Harom
Secara bahasa adalah mamnu' (TerlarangšŸš«)
Istilah:
Apa² yg dilarang oleh pembuat syari'at dalam bentuk keharusan untuk ditinggalkan.
Seperti durhaka kepada orang tua.
Buah yang berkaitan dengan haram, apa bila seorang meninggalkan kerena Allah maka mendapatkan pahala
Bagi yg melakukannya akan mendapatkan adzab
Dan nama lain disebut juga (mahzur/mamnu')
4. Makruh.
Secara bahasa:
Yg dimurkai, yg di benci
Istilah:
Apa yg dilarang oleh pembuat syari'at tidak dalam Bentuk keharusan untuk ditinggalkan
Seperti mengambil sesuatu dengan tangan kiri dan memberi dengan tangan kiri
Dan buah dari orang yang meninggalkan makruh karena Allah maka akan mendapatkan pahala Adapun yg melakukannya tidak mendapat adzab
5. Al Mubah
Secara bahasa :
Yg diumumkan dan diizinkan dengannya.
Istilah:
Apa yg tidak berhubungan dengan perintah dan larangan secara asal.
Jadi zatnya itu tidak ada perintah dan tidak ada larangan dari syari'at.
Seperti makan malam dibulan Ramdhan.
Dan perhatikan disini
Apa² yang seandainya ada kaitannya dengan perintah karena keberadaannya ini sesuatu yang mubah tapi sebagai washilah yang mengantarkan terhadap hal yang diperintahkan atau ada kaitannya dengan larangan sebagai washilah terhadap hal yg dilarang, maka bagi hal yg mubah tersebut sesuai dengan apa yg ia menjadi washilah baginya ketika mubah itu menjadi washilah bagi yg lain bagi suatu yg wajib atau suatu yg harom maka hukumnya pun berubah
Dan ini akan di jelaskan lebih lanjut lagi ada yang di koidah dalam Ilmu ushul fikih "hukum washilah itu sama dengan hukum maksud atau tujuan"
Samroh buah dari mubah adalah : maka ini tidak menyebabkan ganjaran maupun adzab
Dan nama lain dari mubah adalah halal atau jaiz
Demikian akhkam taklifiyyah 5 macam
Wajib.
Mandub.
Harom
Makruh
Mubah
Semoga bermanfaat
Shallallahu Ala nabiyyina Muhammad wa akhiru da'wana Anil hamdulillahi rabbil alamin

NB:
 ?? Dilarang mengubah isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post