Pentingnya Thaharah, Makna dan Pembagiannya (Fiqih Ibadah #2 )

#

Program Belajar Syariah ke 1
Fiqih Ibadah #2
Ustadz Sirajul Yani, M.H.I
Pentingnya Thaharah, Makna dan Pembagiannya
بسم الله رحمن الرحيم الحمد لله والصلاه والسلام على رسول الله وعلى اله واصحابه ومن تبعهم باحسان الى يوم الدين وبعد اخوة في الله الاعزا الله واياكم مرحبا بكم
Kita lanjutkan kembali pembahasan tentang fiqih ibadah
Pembahasan kali ini
Kita akan membahas pentingnya Thoharoh dalam Islam, pengertiannya dan macam-macamnya

Thoharoh atau bersuci sesuatu yang sangat penting dalam Islam
Allah subhanallah WA Ta'ala berfirman kepada NabiNya Muhammad shallallahu Alaihi WA sallam diawal dakwah beliau Allah berfirman
"Dan bajumu wahai Muhammad disucikan, dibersihkan" (QS Al-mudatstsir :4)
Dan Nabi Muhammad shallallahu Alaihi WA sallam pernah bersabda:
"Kesucian itu sebagian dari Iman".
Begitu juga Allah subhanallah wa Ta'ala mencintai orang-orang yang selalu menjaga kebersihan/kesucian
Allah subhanallah wa Ta'ala berfirman:
"Sesungguhnya Allah subhanallah wa Ta'ala mencintai orang yang bertaubat dan terus bertaubat dan mencintai orang yang selalu menjaga kebersihan kesucian" (Al-Baqarah:122).
Dan banyak dalil yang lain menunjukkan pentingnya perkara Thoharoh atau bersuci

Adapun pengertian Thoharoh
Menurut Bahasa :
Suci, bersih dari kotoran²
Menurut istilah :
Mengangkat hadats atau yang semakna dengan nya, mengangkat hadas, hadas artinya sifat yang terdapat pada diri seseorang yang dengan sifat tersebut dia terhalangi dari melakukan ibadah² , jika sifat ini ada pada diri seseorang (dia berhadas) maka dia tidak boleh solat dsg ibadah yang disyariatkan pada nya Toharoh (kesucian) /mengangkat apa² yang semakna denganya seperti mengangkat hukum hadas dengan bertayamum dengan Debu jika tidak ada air dan menghilangkan najis ini makna thoharoh menurut istilah
atau makna menurut syara' thoharoh adalah mengangkat apa-apa yang menghalangi seseorang untuk salat dari hadas dari najisnya air atau diangkat hukumnya dengan Debu yaitu dengan tayamum ini dinamakan thoharoh dan thoharoh memiliki 4 tingkatan:
1. Mensucikan apa-apa yang nampak pada diri kita dari kotoran apa-apa yang najis yang melekat pada diri kita.
2. Membersihkan jiwa kita dari segala dosa dan noda ini juga dinamakan thoharoh.
3. Membersihkan atau mensucikan hati dari akhlak-akhlak yang buruk dari iri dan dengki dari ujub Riya dan lain sebagainya ini juga dinamakan thoharoh.
4. Membersihkan atau mensucikan sucikan hati kita dari selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
Dan inilah misinya para nabi dan Rasul yang mana mereka misi dakwah mereka mensucikan hati-hati manusia dari penyembahan selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala
Adapun pembagian thoharoh

Thaharah dibagi menjadi dua:
1. Thoharoh maknawiyyah (yang sifatnya maknawi) yang tidak nampak yaitu mensucikan hati dari kesyirikan dan dosa-dosa
Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala:
"Sesungguhnya orang-orang musyrik itu najis, najis di dalam jiwanya, di dalam dirinya, di dalam hatinya karena dia meyakini penyembahan selain Allah Subhanahu Wa Ta'ala.
2. Thoharoh hissiyyah
( yang nampak kesucian kebersihan)
Sebagaimana pengertian thoharoh dari sisi istilah dan syara' yaitu mengangkat hadas dan menghilangkan najis baik itu najis yang ada pada badan kita baju kita ataupun tempat ibadah kita.
Semoga bermanfaat
WaShallallahu Ala nabiyyina Muhammad wa akhiru da'wana Anil hamdulillahi rabbil alamin

Soal Evaluasi: Sebutkan macam-macam Thaharoh, dan contohnya dengan singkat !

NB:
?? Dilarang mengubah isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post