Karakteristik Aqidah Shohihah (Aqidah #7 )

Karakteristik Aqidah Shohihah

Aqidah #7 
Karakteristik Aqidah Shohihah 
Ustadz Aziz Shodiq, S,Sy 

بسم الله الرحمن الرحيم الحمد الله و الصلاة و السلام على رسول الله نبينا محمد و على اله وصحبه و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين، أما بعد
Ciri yang membedakan antara Aqidah Islam yang lurus dan aqidah-aqidah agama selain Islam atau keyakinan keyakinan kelompok-kelompok sempalan Islam, sehingga menjadikan Aqidah Islam, Aqidah yang lurus ini, lebih mudah dan lebih cocok untuk diyakini, maka ada beberapa poin 

1) Aqidah Islam yang lurus adalah Aqidah yang mudah dipahami, jauh dari hal-hal yang menyulitkan, hal-hal yang membingungkan. Tidak ada satupun dari keyakinan Islam Aqidah Islam yang rumit untuk dipahami dan tidak ada monopoli tidak ada tipu daya dari Rijaluddin yaitu ulama-ulama yang menyampaikan aqidah ini, berbeda dengan akidah/keyakinan umat-umat yang lain, agama yang lain, kelompok sempalan Islam, yang mana mereka berusaha monopoli agama mereka demi mencari keuntungan dunia. Seperti contoh adanya penembusan dosa dengan membayar ini dan itu kepada pemimpin mereka sehingga keuntungan mereka dapat dari pengikut-pengikut mereka. Atau sebagian dari mereka yang mewajibkan membawa beberapa oleh-oleh atau harta ketika berkunjung ke toko mereka, demi mencari berkah, demi mencari keselamatan. Mereka disesatkan oleh pemimpin-pemimpin mereka dengan Aqidah yang membuat susah hidup mereka, akan tetapi pemimpin mereka mendapatkan keuntungan duniawi. Maka Aqidah Islam jauh dari hal-hal seperti Aqidah Islam adalah aqidah yang mudah tidak menyulitkan pemeluknya tidak membuat bingung dan tidak menyusahkan kaum muslimin. 

Yang kedua, ciri dari aqidah lurus, aqidah yang benar, Aqidah yang shahih dari agama Islam aqidah atau keyakinan agama Islam yang lurus itu sesuai dengan naluri manusia. Sesuai dengan fitrah manusia, sesuai dengan jiwa mereka sesuai dengan penciptaan dan fitrah mereka, tidak pernah bertentangan dengan akal mereka, dengan nurani mereka, dengan naluri mereka, tidak ada kontradiksi apapun. Berbeda dengan keyakinan agama yang lain, yang terkadang bahkan membuat mereka bingung, membuat mereka goyah meyakini agama mereka sendiri karena tidak sesuai dengan fitrah mereka, naluri mereka atau akal sehat mereka. 

Kemudian yang ketiga. Aqidah Islam yang lurus adalah aqidah yang sudah pasti, sudah tetap, sudah baku, tidak mengalami perubahan, tidak dibutuhkan revisi, penilikan ulang, peninjauan ulang atau evaluasi. Jadi Aqidah Islam adalah Aqidah yang sudah takut tidak tetap tidak pernah berubah meskipun zaman telah berubah generasi silih berganti Aqidah Islam tetap tidak pernah berubah. Maka Aqidah Islam juga tidak mengalami penambahan dan pengurangan di dalamnya. Adapun agama-agama yang lain atau kelompok-kelompok yang lain, apakah bisa mereka tambah sesuai dengan keinginan pemimpin-pemimpin, mereka mereka bisa kurangi, mereka bisa potong-potong karena apa? Karena akidah selain agama Islam yang lurus itu porosnya/ muaranya adalah kembali kepada hawa nafsu, disetir atau mentornya adalah hawa nafsu sehingga ketika hawa nafsu sudah bosan dengan hal yang lama maka dia akan mengganti yang baru mengikuti kondisi, mengikuti zaman yang ada. Jadi Aqidah Islam adalah Aqidah yang telah Tsabitah (yang telah tetap), yang tidak pernah berubah hingga hari kiamat. 

Kemudian poin berikutnya, Aqidah Islam yang lurus yang sahih dibangun di atas hujjah, diatas bukti, di atas dalil yang nyata, yang jelas, tidak ada hal yang samar dalam Aqidah Islam. Setiap masalah yang berkenaan dengan keyakinan agama Islam maka telah dibuktikan Burhan nya, telah dibuktikan dalilnya yang jelas, baik dari al-Qur'an maupun dari hadis-hadis Rasulullah shalallahu alaihi wa sallam. Allah subhanahu wa ta'ala mengatakan 
(قُلۡ فَلِلَّهِ ٱلۡحُجَّةُ ٱلۡبَـٰلِغَةُۖ فَلَوۡ شَاۤءَ لَهَدَىٰكُمۡ أَجۡمَعِینَ)
"Katakanlah wahai Muhammad shalallahu wa Sallam dalil yang kuat/alasan yang kuat hanya milik Allah Subhanahu wa ta'ala, kalau seandainya Allah Menghendaki, niscaya kamu semuanya akan mendapatkan petunjuk. 

Yang kelima. Diantara ciri atau sifat Aqidah yang lurus, Aqidah yang benar, Aqidah yang shahih agama Islam ini bahwasanya ia adalah wasathiyyah (pertengahan), selalu memilih jalan tengah, moderat kalau boleh kita katakan, tidak ada ghuluw (berlebih-lebihan) dan tidak ada yakni meremehkan. Tidak ada ekstrem, tidak ada antipati tapi akidah Islam adalah aqidah Yang pertengahan yang tadi kembali kepada fitrah manusia berbeda dengan keyakinan agama yang lain. Mereka ghuluw (ekstrem/berlebih-lebihan) dan meremehkan antipati Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman 

(وَكَذَ ٰ⁠لِكَ جَعَلۡنَـٰكُمۡ أُمةً وسطا)
"Dan demikianlah kami jadikan kalian umat yang pertengahan" 
و الله تعالى أعلم
Soal Evauasi: Sebutkan 2 Ciri Khas Aqidah Shahohah!

NB:Dilarang mengubah audio dan isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post