Sumber-sumber Ilmu Ushul Fiqih dan perkembangannya (Ushul Fiqih #3)

Sumber-sumber Ilmu Ushul Fiqih dan perkembangannya

Program Belajar Syariah
Ushul Fiqih #3
Sumber-sumber Ilmu Ushul Fiqih dan perkembangannya
Ustadz Sirajul Yani, M.H.I


بسم الله الرحمن الرحيم الحمد الله و الصلاة والسلام على رسول الله و على اله و اصحابه و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين
Pada pertemuan kali ini kita akan membahas sumber-sumber ilmu usul fiqih dan perkembangan ilmu ini. 

Yang pertama sumber-sumber ilmu usul fiqih, para ulama mengambil sumber-sumber dalam penyusunan ilmu Ushul fiqih dari 2 sumber yang pertama Ushuluddin yaitu al-Qur'an dan as-Sunnah, yang mana dengan al-Qur'an dan as-Sunnah ini kita bisa memahami dalil-dalil syar'i dan juga bisa memahami apa yang dimaksudkan oleh Allah subhanahu wa ta'ala dan rasulNya. 

Kemudian sumber yang kedua adalah yaitu ilmu bahasa Arab. Maka seseorang yang ingin mempelajari ilmu usul fiqih dia harus menguasai ilmu bahasa Arab karena dengan mengetahui ilmu bahasa Arab dia akan memahami Dalalatul Adillah (yaitu) apa yang ditunjukkan oleh dalil-dalil dan juga bisa memahami dalil-dalil tersebut mengetahui makna-maknanya diantaranya bisa memahami al-Awaamir wan Naha'i (perintah-perintah dan larangan-larangan), al-umum wal khusus (lafadz yang sifatnya umum dan khusus) wal Mutlak wal Muqayyad (dan lafal yang sifatnya mutlak dan ma'na-ma'na huruf) wal Haqiqah wal Majaz (dan hakikat dan majaz) dan seterusnya. Ilmu bahasa Arab membantu kita memahami hal-hal tersebut. 

Adapun perkembangan ilmu usul fiqih yang mana para sahabat radhiyallahu 'anhum pada zaman Nabi shalallahu alaihi wasallam, setiap ada perkara-perkara baru dalam masalah agama yang mereka belum tahu hukumnya mereka kembalikan kepada Rasulullah shalallahu alaihi wa Sallam. Mereka bertanya kepada beliau sebagaimana kisah seseorang yang datang kepada Nabi shalallahu 'alaihi wassalam dan bertanya : 
يَا رَسُولَ اللَّهِ هَلَكْتُ . قَالَ « مَا لَكَ » . قَالَ وَقَعْتُ عَلَى امْرَأَتِى في نهار رمضان فعلت كذا وكذا
" 'Wahai Rasulullah, sungguh aku telah binasa.' Maka Rasulullah bertanya 'Apa yang membuat engkau binasa?' (kenapa? Apa yang terjadi?) 'Aku telah menggauli istriku di siang bulan Ramadhan aku telah melakukan ini dan itu 

kemudian Nabi shallallahu alaihi wasallam menjelaskan hukum syar'i setelah itu dan juga banyak kasus-kasus para sahabat langsung bertanya kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dan ketika Nabi shallallahu alaihi wa Sallam meninggal dunia wafat para sahabat radhiallahu anhum mengambil hukum-hukum syar'i dari Alquran dan as-sunnah dan jika mereka tidak mendapati dalam Alquran dan as-sunnah mereka berijtihad dan mereka mengambil hukum dengan metode ijtihad dan ijtihad seperti ijtihadnya Abdullah bin Mas'ud radhiallahu Anhu dan juga ijtihadnya Ibnu Abbas radhiallahu Anhu dan juga ijtihadnya Ibnu Umar radhiallahu anhuma dan lain sebagainya dari para sahabat kemudian setelah itu diikuti oleh para tabi'in dan para tabiin mengambil fatwa-fatwa dan ijtihad ijtihad para sahabat kemudian setelah itu banyaklah ijtihad dan metode-metode sehingga setiap Imam memiliki kaidah-kaidah dalam berijtihad dalam berfatwa dan para imam-imam tersebut yang mana mereka memiliki kaidah-kaidah dalam berijtihad belum menyusun atau menulis kaidah-kaidah tersebut dalam kitab Yang tersendiri yang mereka pegang dalam berijtihad 

sampai datanglah al-imam asy-syafi'i rahimahullah Kemudian beliau mengawali dalam penulisan atau penyusunan kaidah-kaidah tersebut atau ilmu usul fiqih tersebut sehingga jadilah sebuah kitab yang bernama ar-risalah sehingga ilmu Ushul fikih menjadi ilmu Yang tersendiri dan Imam Syafi'i rahimahullah menulis kitab ar-risalah ini kitab Yang tersendiri dalam bab atau dalam disiplin ilmu itu ilmu usul fiqih kemudian setelah itu muncullah tulisan-tulisan atau kitab-kitab yang membahas ilmu usul fiqih secara tersendiri oleh karena itu Al Imam Syafi'i termasuk ulama yang pertama kali yang menyusun atau penulis kitab tersendiri dalam ilmu usul fiqih rahimahullah rahmatan waasi'ah 

Washallallahu ala nabiyyina Muhammad wa akhiru da'wana anilhamdulillah rabbil alamin

Soal Evauasi: Sebutkan Sumber-sumber ilmu ushul fiqih!

NB:Dilarang mengubah audio dan isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post