Landasan Ahlu sunnah wal jamaah dalam penetapan akidah (02) (Aqidah #14)

Landasan Ahlu sunnah wal jamaah dalam penetapan akidah (02)

Program Belajar Syariah ke 1
Aqidah #14
Landasan Ahlu sunnah wal jamaah dalam penetapan akidah (02)
Ustadz Aziz Shodiq

بسم الله الرحمن الرحيم الحمدلله وصلاة والسلام على رسول لله نبينا محمد وعلى آله وأصحبه وسلام تسليما كثيرا أما بعد
Saudara saudariku yang dirahmati Allah subhanallah wa Ta'ala

Adapun landasan berikut nya atau asas berikutnya yang dijadikan Ahlussunnah waljamaah dalam menetapkan masalah masalah keyakinan atau Aqidah adalah 


الإعتصام بالكتاب وسنة
Mereka berpegang teguh dengan al-quran dan hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam 

Karena pada Keduanya ada Hidayah ada petunjuk keimanan baik masalah aqidah ibadah maupun muamalah 

Dan juga dalam keduanya ada cahaya yaitu cahaya keimanan cahaya hidayah itu sendiri 

Dan ini berbeda dengan metode atau Manhaj sebagian kelompok Ahlul bid'ah atau orang-orang yang tersesat yang mana mereka mayoritasnya meskipun Terkadang mereka masih menggunakan Alquran maupun hadis akan tetapi mayoritas yang dijadikan sandaran dalam menetapkan aqidah adalah bukan Wahyu bukan Alquran maupun Hadis Nabi 

Toh seandainya mereka menggunakan alquran atau pun hadis Nabi shallallahu Alaihi Wasallam maka pendalilannya tidak tepat, bukan pada tempatnya 

Sebagaimana kondisi kelompok Sufi yang mana mereka menjadikan perkataan² Syaikh mereka dan juga mimpi² guru mereka itu sebagai Masdar sebagai sumber tasyri' sumber pensyariatan sehingga tidak sedikit kita jumpai mereka melakukan amalan tapi dasarnya hanyalah mimpi dari Gurunya bukan dari Alquran maupun Hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 

Dan juga menjadikan perkataan Syaikh mereka mimpi mereka sebagai dalil sebagai hujjah dalam menjalankan Agama tentu ini hal yang keliru dan tidak tepat 

Adapun dalil yang berkenaan dengan ini yaitu Ahlussunnah waljamaah itu berpegang teguh kepada Alquran maupun Hadis Nabi dalam masalah Aqidah atupun yang lain maka diantaranya Firman Allah subhanallah wa Ta'ala: 
Al maidah :16
یَهۡدِی بِهِ ٱللَّهُ مَنِ ٱتَّبَعَ رِضۡوَ ٰ⁠نَهُۥ سُبُلَ ٱلسَّلَـٰمِ وَیُخۡرِجُهُم مِّنَ ٱلظُّلُمَـٰتِ إِلَى ٱلنُّورِ بِإِذۡنِهِۦ وَیَهۡدِیهِمۡ إِلَىٰ صِرَ ٰ⁠طࣲ مُّسۡتَقِیمࣲ
[Surat Al-Ma'idah 16]

Dengannya Allah memberikan petunjuk kepada orang-orang yang mengikuti keridoannya berupa jalan keselamatan dan Allah mengeluarkan mereka dari kegelapan menuju cahaya dengan izinNya dan Allah memberikan kepada mereka petunjuk diatas jalan yang lurus

Maksud dari Firman Allah
یَهۡدِی بِهِ ٱللَّهُ
Dengannya Allah memberikan petunjuk yaitu dengan Alquran al-Karim, ini dalil pertama

Berikutnya juga Firman Allah subhanallah wa Ta'ala dalam surat al-maidah
(...ٱلۡیَوۡمَ أَكۡمَلۡتُ لَكُمۡ دِینَكُمۡ وَأَتۡمَمۡتُ عَلَیۡكُمۡ نِعۡمَتِی وَرَضِیتُ لَكُمُ ٱلۡإِسۡلَـٰمَ دِینࣰاۚ ....)
[Surat Al-Ma'idah 3]

Pada hari ini telah aku sempurna bagi kalian Agama kalian dan telah aku cukupkan kenikmatan atas kalian dan aku Ridho Islam sebagai agama kalian" 

Ayat ini menunjukkan bahwasanya Agama telah sempurna sehingga tidak membutuhkan penambahan maupun Pengurangan 

Agama telah menyempurnakan semua masalah semua perkara yang ada di dalamnya baik masalah keimanan, ibadah, ataupun muamalah semua telah dijelaskan oleh Agama kita, 

Sehingga Ahlussunnah waljamaah menjadikan perkara Iman adalah perkara yg telah dijelaskan oleh Alquran maupun Hadis oleh sebab itu mereka berpegang teguh mengembalikan masalah masalah agama kepada Alquran maupun Hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 

Juga Firman Allah subhanallah wa Ta'ala dalam Surat An-Nahl : 89
(....وَنَزَّلۡنَا عَلَیۡكَ ٱلۡكِتَـٰبَ تِبۡیَـٰنࣰا لِّكُلِّ شَیۡءࣲ وَهُدࣰى وَرَحۡمَةࣰ وَبُشۡرَىٰ لِلۡمُسۡلِمِینَ)
[Surat An-Nahl 89]

Dan kami telah menurunkan kepada kamu wahai Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam kitab sebagai penjelas bagi segala sesuatu dan juga sebagai petunjuk serta Rahmat demikian pula sebagai kabar gembira bagi orang-orang Muslim. " 

Ayat ini menunjukkan kepada kita bahwasanya Alquran telah menjelaskan semuanya baik secara global maupun terperinci, ntah itu masalah ibadah, muamalah, keyakinan semua telah dijelaskan dalam al-quran. 

Adapun Hadis Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam 
Yang menjelaskan semua perkara Agama telah dijelaskan juga perintah syariat, supaya kita berpegang teguh kepada keduanya yaitu Hadis dari sahabat Zaid bin arqam radhiyallahu anhu bahwasanya Rasullulah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda dalam khutbahnya ketika di kota Mekkah Rasullulah Shallallahu Alaihi Wasallam mengatakan: 
أما بعد على أيها الناس فإنما أنا بشر يوسف أيئتي رب فأجب وأنا تارق ثقلين
Wahai manusia sesungguhnya aku hanyalah manusia seperti kalian hampir saja mendatangi ku utusan Rabb ku yaitu Malakulmaut dan aku penuhi panggilan tersebut dan aku meninggal kan untuk kalian 2hal yg begitu berat ulama menjelaskan kenapa disebut berat karena bagitu Agung nya begitu besarnya pengaruh atau perannya dalam agama atau disebut kan berat karena mengamalkan ke2nya itu berat kecuali orang yang mendapat kan Rahmat Allah yang pertama adalah kitab Allah yaitu Alquran didalam Alquran tedapat petunjuk dan ada cahaya, maka ambilah kitab Allah, amalkan lah, dan berpegang teguhlah padanya. 

Menunjukan bahwasanya kewajiban kita untuk berpegang teguh menjadikan Alquran dan Hadis Nabi sebagai Pedoman utama dalam menjalani atau menetapkan segala permasalahan agama 

Alquran dan Sunnah Nabi adalah pedoman pokok dalam menjalankan syariat islam 

Wallahu Ta'ala a'lam Bi shawab 

Ini lah yang bisa kita sampaikan kita lanjut kan pada rekaman berikutnya 

وصلى الله على نبينا محمد والحمدلله رب العالمين
Soal Evauasi: Kenapa Ahlus sunnah wal jamaah berpegang teguh kepada Alquran dan hadits dalam menetapkan masalah² akidah?

NB:Dilarang mengubah audio dan isi materi dan memindahkannya tanpa mencantumkan sumber.

0/Post a Comment/Comments

Santun dalam berkomentar, cermin pribadi anda

Previous Post Next Post